Perbedaan Mendasar antara Mesin Bensin dan Mesin Diesel

Selanjutnya, pelajari video berikut ini! Yakni video tentang perbedaan dan perbandingan antara Mesin Bensin dengan Mesin Diesel!


Mesin bensin (petrol engine, atau dikenal sebagai gasoline engine di Amerika Utara) adalah sebuah mesin pembakaran internal dengan spark-ignition (pengapian dengan percikan bunga api), dirancang untuk bekerja dengan bahan bakar bensin dan bahan bakar yang mudah menguap serupa. Ini ditemukan pada tahun 1876 di Jerman oleh penemu Jerman Nicolaus August Otto. Di sebagian besar mesin bensin, bahan bakar dan udara biasanya melewati proses pra-campuran sebelum kompresi (meskipun beberapa mesin bensin modern saat ini menggunakan silinder direct injection bensin). Pra-pencampuran sebelumnya dilakukan di karburator, tapi sekarang hal itu dilakukan dengan injeksi bahan bakar dikontrol secara elektronik, kecuali dalam mesin kecil di mana biaya ataupun komplikasi elektroniknya tidak memberikan efisiensi mesin menjadi bertambah. Proses ini berbeda dari mesin diesel dalam metode pencampuran bahan bakar dan udara,
dan dalam menggunakan busi untuk memulai proses pembakaran. Dalam mesin diesel, hanya udara yang dikompresi (dan karena itu dipanaskan), dan bahan bakar diinjeksikan ke udara yang sangat panas pada akhir langkah kompresi, dan terjadilah proses self-ignites (terbakar dengan sendirinya).

(Gambar, siklus 4-langkah dari Mesin Bensin)

Mesin diesel (juga dikenal sebagai mesin nyala kompresi / compression-ignition engine) adalah sebuah mesin pembakaran internal yang menggunakan panas kompresi untuk memulai pengapian dan membakar bahan bakar yang telah disuntikkan ke dalam ruang pembakaran. Mesin diesel memiliki efisiensi termal tertinggi dari setiap mesin pembakaran internal atau eksternal standar, karena mesin diesel memiliki rasio kompresi yang sangat tinggi. Mesin diesel berkecepatan rendah (seperti yang digunakan dalam kapal dan aplikasi lain di mana berat mesin secara keseluruhan relatif tidak penting) dapat memiliki efisiensi termal yang melebihi 50 %. Mesin diesel diproduksi dalam versi dua-langkah dan empat-langkah. Mesin diesel awalnya digunakan sebagai pengganti yang lebih efisien untuk mesin uap stasioner. Sejak tahun 1910-an mesin diesel telah digunakan dalam kapal selam dan kapal. Penggunaan di lokomotif, truk, alat berat dan pembangkit listrik menyusul kemudian. Pada tahun 1930, mesin diesel perlahan-lahan mulai digunakan dalam beberapa mobil. Sejak tahun 1970-an, penggunaan mesin diesel pada kendaraan on-road dan off-road di AS meningkat.

Silakan lihat video lanjutan, Mesin Bensin vs Mesin Diesel part-2.

1 comment:

  1. Terimakasih atas infonya ya min, sangat bermanfaat.
    Oh ya, sekedar informasi tambahan aja nih.
    Bagi yang membutuhkan Rental Genset Syncronize Tangerang untuk keperluan berbagai acara seperti event, pameran, pesta dan lain-lain bisa coba menghubungi kami Arthur Teknik.

    Salam Blogger min.

    ReplyDelete