Apa itu Toyota S2-Engine? Bagaimana cara kerjanya?
Video ini menjelaskan tentang Komponen Dasar, Fungsi Komponen, dan Cara Kerja Toyota S2-Engine.
Banyak pengembangan lebih baik pada motor bensin dua-langkah, salah satunya adalah konsep motor yang dibuat oleh Toyota, yaitu Toyota S2 (supercharged two-stroke) Engine.
Tujuan pengembangan motor ini adalah untuk menghasilkan daya yang lebih besar dengan lebih lembut daripada motor dua-langkah konvensional, selain itu juga untuk menghasilkan torsi yang lebih tinggi pada putaran motor yang rendah. Sebuah supercharger tipe Roots (atau blower) digunakan untuk menghasilkan 'scavenging' positif pada gas buang. Tidak seperti motor bensin dua-langkah pada umumnya, Toyota S2-Engine memiliki banyak fitur yang diambil dari motor empat-langkah. Diantaranya adalah empat katup di kepala silinder, dua katup masuk, dan dua katup buang. Motor ini juga dilengkapi 'electronically controlled ignition' dan 'fuel injection systems', dengan bahan bakar yang diinjeksikan secara langsung ke dalam silinder.
Sejarah, Tipe, Komponen, Fungsi, dan Cara Kerja Motor Bensin Dua Langkah (Two-Stroke Petrol Engine)
Apa itu Two-Stroke Petrol Engine? Mengapa diciptakan? Bagaimana sejarahnya?
Video ini menjelaskan tentang Tipe, Komponen, Fungsi, dan Cara Kerja Motor Bensin Dua Langkah (Two-Stroke Petrol Engine)
Motor/Mesin/Engine dua-stroke, atau dua-siklus adalah jenis motor pembakaran internal yang menyelesaikan satu siklus hanya dalam satu revolusi crankshaft dan dengan dua langkah/stroke piston. Hal ini dilakukan pada akhir langkah pembakaran dan awal langkah kompresi terjadi secara bersamaan dan melakukan fungsi intake dan exhaust (atau pembilasan) pada waktu yang sama.
Motor 2-langkah menghasilkan rasio power-to-weight tinggi , biasanya dalam kisaran sempit kecepatan rotasi yang disebut "kekuatan band". Dibandingkan dengan motor 4-langkah, motor 2-langkah memiliki sejumlah bagian yang bergerak lebih sedikit, lebih kompak dan secara signifikan lebih ringan.
Video ini menjelaskan tentang Tipe, Komponen, Fungsi, dan Cara Kerja Motor Bensin Dua Langkah (Two-Stroke Petrol Engine)
Motor/Mesin/Engine dua-stroke, atau dua-siklus adalah jenis motor pembakaran internal yang menyelesaikan satu siklus hanya dalam satu revolusi crankshaft dan dengan dua langkah/stroke piston. Hal ini dilakukan pada akhir langkah pembakaran dan awal langkah kompresi terjadi secara bersamaan dan melakukan fungsi intake dan exhaust (atau pembilasan) pada waktu yang sama.
Motor 2-langkah menghasilkan rasio power-to-weight tinggi , biasanya dalam kisaran sempit kecepatan rotasi yang disebut "kekuatan band". Dibandingkan dengan motor 4-langkah, motor 2-langkah memiliki sejumlah bagian yang bergerak lebih sedikit, lebih kompak dan secara signifikan lebih ringan.
Sejarah, Komponen, Fungsi, dan Cara Kerja Motor/Mesin Bensin (Petrol Engine / Gasoline Engine)
Apa itu Motor Bensin? Bagaimana cara kerjanya? Video ini menjelaskan tentang Sejarah, Komponen, Fungsi, dan Cara Kerja Motor Bensin (Petrol Engine / Gasoline Engine). Motor bensin adalah sebuah motor pembakaran internal dengan menggunakan busi, dirancang untuk bekerja dengan menggunakan bahan bakar bensin (petrol/gasoline) atau bahan bakar yang mudah menguap serupa. Ditemukan pada tahun 1876 di Jerman oleh penemu Jerman Nikolaus August Otto. Motor bensin pembakaran pertama (satu silinder, dengan kapasitas 121,6 cm^3) telah dibuat prototipenya pada tahun 1882 di Italia oleh Enrico Bernardi. Pada kebanyakan motor bensin, bahan bakar dan udara biasanya mengalami pra-campuran sebelum kompresi (meskipun beberapa motor bensin modern saat ini menggunakan direct injection). Pra-pencampuran sebelumnya dilakukan di karburator, tapi sekarang hal itu dilakukan oleh injeksi bahan bakar dikontrol secara elektronik, kecuali di motor kecil di mana biaya dan komplikasi elektronik tidak memungkinkan efisiensi motor menjadi lebih baik. Proses ini berbeda dari motor diesel dalam metode pencampuran bahan bakar dan udara, dan dalam menggunakan busi untuk memulai proses pembakaran. Dalam motor diesel, hanya udara yang dikompresi (dan karena itu dipanaskan), dan bahan bakar diinjeksikan ke udara sangat panas pada akhir langkah kompresi, dan terjadila self-ignition.
Subscribe to:
Posts (Atom)