Komponen, Fungsi, dan Cara Kerja Sistem Pendinginan Udara


Mobil dan truk yang menggunakan pendingin udara langsung (tanpa cairan pendingin) diciptakan dalam jangka panjang dari awal dan berakhir dengan perubahan teknis kecil dan umumnya tidak dikenal. Sebelum Perang Dunia II, mobil dan truk dengan air-cooled biasanya menjadi panas saat mendaki jalan gunung, hal ini dianggap normal, dan pada saat itu, sebagian besar jalan gunung dicatat memiliki bengkel mobil untuk melayani overheating mesin. Komponen yang terkait dalam pembahasan video ini diantaranya adalah sirip pendingin (fins), impeller, baffles, throttle valve, belt drive, plenum chamber, dll.

Penjelasan Isu Turbo Lag pada Turbocharger

Turbocharger lag (turbo lag) adalah waktu yang dibutuhkan untuk mengubah output daya dalam menanggapi perubahan throttle, keadaan dimana lambatnya respon throttle saat percepatan dibandingkan dengan mesin 'naturally aspirated'. Hal ini disebabkan waktu yang diperlukan untuk sistem pembuangan dan turbocharger untuk menghasilkan dorongan yang diperlukan. Inersia (kelembaman), gesekan, dan beban kompresor adalah kontributor utama untuk turbocharger lag. Supercharger tidak mengalami masalah ini, karena turbin tersebut tereliminasi karena kompresor yang langsung didukung oleh mesin.

Komponen, Fungsi, dan Cara Kerja Turbocharger


Turbocharger awalnya dikenal sebagai Turbosuperchargers ketika semua perangkat induksi paksa diklasifikasikan sebagai supercharger. Saat ini istilah "supercharger" biasanya digunakan untuk perangkat penggerak mekanis induksi paksa. Perbedaan utama antara turbocharger dan supercharger konvensional adalah bahwa supercharger secara mekanik digerakkan oleh mesin, biasanya melalui sabuk yang terhubung ke poros engkol, sedangkan turbocharger ini didukung oleh turbin didorong oleh gas buang mesin. Dibandingkan dengan supercharger digerakkan secara mekanis, turbocharger cenderung lebih efisien, tetapi kurang responsif. Twincharger mengacu pada mesin dengan baik supercharger dan turbocharger.